MAKASSAR, KOMPAS. com - Sebanyak lima orang asal Gowa yang berkeinginan ke Tanah Suci musim haji ini, batal berangkat. Ini karena kelima jamaah tersebut tidak terdaftar sebagai calon jamaah haji di Embarkasi dan Debarkasi Makassar.
Padahal, kelima orang yang semua saling memiliki hubungan keluarga tersebut mengaku sudah terdaftar sebagai calon haji. Mereka pun bermaksud turut bergabung bersama rombongan jamaah haji asal Gowa yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 36.
Kelima orang tersebut baru diketahui namanya tidak masuk daftar haji yang akan diberangkat ke Tanah Suci musim haji ini setelah mereka tiba di Asrama Haji Sudiang, Rabu (18/11) sore. Mereka sempat diantar oleh sanak saudaranya hingga ke dalam asrama haji.
Kelima warga tersebut juga terlihat hanya menggunakan pakaian serba putih tanpa dibalut jaket hijau muda yang biasa digunakan oleh jamaah haji lainnya. Selain itu, kelimanya menggunakan koper yang dipakai jamaah haji tahun lalu.
Kepala Depag Makassar Abdul Wahid mengatakan, kelima warga tesebut sempat diperiksa di bagian informasi dan kepolisian yang ada di asrama haji. "Setelah kami periksa identitasnya, sepertinya mereka telah menjadi korban penipuan. Mereka sudah kami pulangkan," ujar Abdul Wahid di asrama haji, Kamis (19/11).
Wahid menambahkan, saat dimintai keterangannya oleh panitia penyelenggara ibadah haji (PIH), kelima korban itu memberikan alasan yang kurang jelas. Depag akan menyelidiki kasus ini. (ana)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang